Asal Usul Wapuu

“Bagaimana Wapuu lahir? Dari mana makhluk kartun kecil ini berasal?
Inilah kisah di balik ikon komunitas WordPress.”

 

 

Berawal dari After-Party WordCamp Tokyo

Semuanya dimulai pada tahun 2009 di acara after-party WordCamp Tokyo. Matt Mullenweg (pendiri WordPress) bertanya kepada pengguna di Jepang tentang ide untuk mempromosikan WordPress di sana. Salah satu sarannya adalah membuat maskot khas Jepang.

Inspirasi datang dari Foxkeh, maskot populer milik Firefox di Jepang. Komunitas WordPress Jepang merasa sudah waktunya mereka memiliki karakter unik sendiri.

 

Mencari Seniman yang Tepat

Naoko Takano, manajer komunitas Jepang, bekerja sama dengan komunitas untuk mewujudkan ide ini. Mereka akhirnya memilih Kazuko Kaneuchi, seorang ilustrator berbakat yang dikenal lewat karyanya pada maskot OSS lainnya.

Menariknya, meskipun ditawarkan imbalan, Kazuko merancang Wapuu sebagai hadiah gratis bagi komunitas WordPress.

 

Proses Desain & Kelahiran Nama

Draf pertama dikirim pada 12 Mei 2010. Setelah diskusi panjang, komunitas memilih desain “Option E”—karakter yang sedang memeluk logo WordPress seperti memeluk bola dunia. Bentuk ini dipilih karena dianggap paling mudah untuk dimodifikasi oleh orang lain.

Februari 2011
Wapuu pertama kali diperkenalkan secara resmi di WordCamp Fukuoka.
Agustus 2011
Melalui pemungutan suara yang diikuti 530 orang, nama “Wapuu” resmi dipilih (setelah nama pilihan pertama, “Wappy”, terkendala masalah merek dagang).

 

Wapuu Saat Ini: Fenomena Global

Wapuu dirilis di bawah lisensi GPLv2, yang berarti siapa pun boleh memodifikasi dan membuat versi Wapuu mereka sendiri. Inilah alasan mengapa sekarang ada ribuan variasi Wapuu dari berbagai negara, mulai dari Wapuu mengenakan pakaian adat hingga membawa makanan khas daerah.

Kini, Wapuu hadir dalam berbagai bentuk swag seperti pin, boneka, kaus, hingga seni kopi di WordCamp seluruh dunia.